Wednesday, September 26, 2012

Menginjak Usia 20

Dan dalam sekejap, ketakutan kini mulai menguasai diri...

Apa yang orang katakan ternyata memang benar, tentang apa itu kegalauan badai saat kau akan beranjak ke usia 20 itu benar adanya. Saya percaya, karena saya mengalaminya.

Sebuah ketakutan terbesar dalam hidup kini mulai merayapi jiwa.
Tentang bagaimana kau memikirkan masa depanmu yang entah akan seperti apa jadinya..
Tentang bagaimana kau berpikir bahwa betapa sia-sianya hidupmu selama ini karena kau tak cukup memiliki keberanian untuk membuat hidupmu lebih 'fluktuatif'..
Tentang bagaimana kau mulai mengalami krisis kepercayaan diri dan mulai mempertanyakan apakah yang kau lakukan selama ini adalah BENAR yang kau inginkan dalam hidup..
Atau tentang bagaimana segala hal di sekelilingmu tiba-tiba bergerak dengan begitu cepat dan kau merasa lelah untuk mengikutinya hingga kau akhirnya hanya terombang-ambing didalamnya..
Atau mungkin tentang bagaimana semua virus merah jambu yang menghinggapimu sudah mengakar kedalam tubuhmu dan juga jiwamu.

Saya tidak mengira, betapa menjadi dewasa bisa begitu menyeramkan seperti ini.Ketika pemikiran kita sudah merasa siap untuk memikirkan segalanya, sampai kau seperti tak memiliki filter apapun dan rasanya gelombang pertanyaan itu membludak mengisi kepalamu hingga membuatnya hampir pecah. Yang tersisa hanyalah sebuah ketakutan, kekhawatiran, ketidakberdayaan, keraguan, dan kesepian. Menyisakan sebuah tanda tanya besar..

Apa saja yang kau lakukan selama ini hingga kau merasa dirimu begitu besar? 

Setetes air di laut, sebongkah batu dipegunungan, sebutir pasir di gurun. Butiran debu.

Apa saja yang telah kau lakukan selama ini hingga kau merasa dirimu begitu besar? 
Kau bukan siapa-siapa.
Period.
Share:

Saturday, September 8, 2012

Untitled

Satu persatu catatan tentangmu mulai menghilang. Dan aku bersyukur akan hal itu. Terima kasih.

Ah, aku tahu hari ini pasti akan datang!
Share:

Friday, August 10, 2012

Reuni-

Intinya, saya hanya tidak ingin datang.
Titik.

Entah karenamu, atau karena memang makanan rumah jauh lebih enak, atau saya terkena Bandung fever, atau mungkin juga karena PMS, saya tidak peduli dan saya pun tidak ingin tahu.

Terkadang apa yang telintas dalam otakmu dan hatimu memang sulit untuk dimengerti. Tapi ketika rasa enggan itu timbul dan tumbuh hingga tiada terkira, itu tandanya hanya ada satu hal yang bisa kau lakukan.

Tersenyumlah!

Poker face kalau perlu.

**
Share:

Friday, July 20, 2012

Happy birthday to you!

So there's once this man... unexpectedly get inside of my heart.

No, he's not a perfect man. I never believe in that fairy thing. For me, perfection does never exist. He was not perfect. He's just a man who was perfectly fit with my ideal man. Period.

He is taller than me. Charming, has a good looking, smart, sweet, wise, romantic, you name it. And one little thing that should be underlined, he's a physicist. A good looking physicist. Can you imagine that? I really can't believe this creature is existed in my era. No wonder why I could easily fall for this man.

See, as I said before, nothing is perfect in this world. And so my story. Yes, he is a nice guy. Yes, he is someone that is older than me. No, he is not a nerd. No, he is not doing plastic surgery.

He just has a wife.

And soon, two children.

*Ba Dum Ts*

At first, I thought that I'd be broken heart, You know..that scene when you found yourself crying like a baby and the tissues were everywhere in your room and felt like you're not gonna stand seeing him with his wife and all those stuffs. Yet, it never happened. Once again, It never happened. I felt nothing.

-____________-

So what this feeling was all about?

Why should I have interest in him if it is not 'you-know-what-I-mean'?

Why did I cry in front of my friend just because he's just about to go overseas and I thought it would mean forever?

Somebody please just tell me what it was!


p.s. Happy birthday to you anyway. Best wishes for you as always sensei :))
Share:

Thursday, May 24, 2012

True story

I've once felt this feeling before..
The warmth..
The joyful chat..
The secret peek..
And the excitement of every (chance of) meeting..
Couple days ago I was kinda miss this feeling
So bad.
Yet, seems like I forgot one little main thing..
Once it gets hurt,
It will turn your life upside-down.
True story..

**
Share:

#Whoops!

Ketika cinta dihadapkan pada realita
Tersenyum seolah berkata,
"Hey kau yang disana!
Lihatlah betapa dunia tak seindah yang kau duga
Pahitnya tiada terkira!" 

**
Share:

Wednesday, May 16, 2012