Sampai sekarang saya masih tidak bisa mengerti dengan tingkah salah seorang teman yang terlihat tejebak dalam love-hate-love relationship yang sepertinya tiada akhir.
I mean, don't you feel tired doing this?
He's jealous with you,
You're jealous with him back,
arguing,
mocking,
missing,
flirting,
having quarrel,
dan terus begitu sampai kiamat.
Don't you two feel tired, huh?
Tapi yah, when you're falling in love, sometimes logic does not even matter anymore.
Saya jadi geli sendiri kalau ingat chat diam-diam yang kami lakukan di laboratorium komputer tadi siang. Tentang bagaimana dia begitu menyukainya, about how she helplessly fall as if she's falling to abyss and cannot go back.
"The more I know him, makes me understand how alone he is, but not in forever alone mode. It's like when you see siberian husky and you know he's hungry, you can't just let him and fed him instead."
Yah.. saya memang bukan pengutip yang hebat. Bahkan saya adalah pengutip yang buruk. Saya tidak ingat dia mengatakannya seperti yang saya kutip diatas, tapi intinya:
She loves him, more than I expected, in a very cute way.. X3
(Oh beb..)
Perkataan teman saya tadi, mau tidak mau menarik saya kembali ke titik nol. Ke sebuah masa dimana tak seharusnya saya kunjungi lagi.
Masa lalu.
(somebody just kill me please)
Saya jadi teringat sewaktu hari ke-empat saya mulai masuk sekolah.
Kau disana, duduk dengan sikap defensif, seolah mengisyaratkan tidak ada seorang pun yang berhak untuk memasuki zona nyamanmu.
Berbicara dengan penuh rasa hormat dan (sedikit) hawa arogan yang menebar dari kharismamu, membuatmu begitu disegani dan tak ada yang berani mendekati.
Sarkastik, caramu menanggapi orang disekitarmu hingga terkadang itu sedikit menyakitkan tapi memang itulah kenyataannya.
Dan entah setan apa yang merasuki,
Bagiku, semua hanyalah tameng
Sikapmu yang defensif
Sarkastik
Semua tak lebih dari sikap defensif anak kecil yang begitu tak ingin disakiti.
Apa salahnya berteman?
Apa salahnya menyandarkan sedikit tubuhmu di pundak orang lain?
Manusiawi.
Siberian husky, huh?
Ya, mungkin.
Siberian husky warna biru abu.
Saya selalu berpikir, bahwa saya terlalu takut untuk meninggalkanmu sendiri
Membiarkanmu sendiri lagi setelah sekian lama
Membuatmu menjadi tertutup dan defensif lagi
Tapi, yang sebenernya terjadi adalah
Mungkin, saya terlalu takut untuk keluar dari masa lalu
Atau mungkin saya terlalu takut untuk ditinggal sendiri dan kembali menjadi sepi
Semua alasan yang selama ini beredar hanyalah sebuah excuse
Pembenaran bahwa saya tidak bergantung padamu
Atau setidaknya, kita bergantung satu sama lain.
We're friends, aren't we?
Saya selalu berpikir, bahwa saya terlalu takut untuk meninggalkanmu sendiri
Membiarkanmu sendiri lagi setelah sekian lama
Membuatmu menjadi tertutup dan defensif lagi
Tapi, yang sebenernya terjadi adalah
Mungkin, saya terlalu takut untuk keluar dari masa lalu
Atau mungkin saya terlalu takut untuk ditinggal sendiri dan kembali menjadi sepi
Semua alasan yang selama ini beredar hanyalah sebuah excuse
Pembenaran bahwa saya tidak bergantung padamu
Atau setidaknya, kita bergantung satu sama lain.
We're friends, aren't we?
Oke, cukup.
Bau masa lalu ini sudah begitu menusuk hidung.
Ya, kan?